zmedia

Pemkot Sorong Lindungi Pelajar dari Narkoba

Pemkot Sorong Lindungi Pelajar dari Narkoba

Sosialisasi Pencegahan Narkoba untuk Pelajar dan Pemuda di Kota Sorong

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong menggelar kegiatan sosialisasi tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) bagi para pelajar dan pemuda. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) dan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari siswa sekolah negeri dan swasta, mahasiswa perguruan tinggi hingga perwakilan pemuda dari berbagai kelurahan di Kota Sorong.

Plt Sekda Kota Sorong, Ruddy Laku, menyampaikan bahwa pemerintah kota melihat peredaran narkoba kini semakin menjangkau kalangan pelajar. Oleh karena itu, langkah pencegahan sejak dini menjadi sangat penting.

“Karena itu tidak ada cara lain selain mencegah supaya tidak semakin meluas di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Upaya pencegahan terhadap narkoba menjadi prioritas utama agar generasi muda bisa tetap menjadi penerus pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Ruddy Laku menegaskan bahwa tanpa upaya pencegahan yang serius, generasi muda Papua di masa depan tidak akan mampu menjadi generasi yang kuat.

“Kita tidak bisa berharap generasi muda Papua 2045 menjadi generasi yang kuat jika narkoba tidak dicegah dari hari ini,” katanya.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya, serta cara menghindari pergaulan yang berisiko. Ruddy Laku menambahkan bahwa jika seseorang sudah terjerumus dalam penggunaan narkoba, keluar dari situasi tersebut sangat sulit.

Langkah Awal Pemerintah Daerah dalam Membangun Gerakan Pencegahan Narkoba

Kepala Kesbangpol Kota Sorong, Hendrikus Momot, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal pemerintah daerah dalam membangun gerakan pencegahan narkoba yang lebih luas di masyarakat. Sebanyak 330 peserta terlibat dalam kegiatan ini, termasuk pelajar, mahasiswa, pemuda, dan panitia pelaksana.

Hendrikus Momot menekankan bahwa tahun depan, pihaknya berencana melaksanakan sosialisasi hingga ke tingkat distrik. Dalam rencana tersebut, partisipasi akan melibatkan RT, RW, tokoh gereja, masjid, serta seluruh stakeholder.

“Tahun depan kami rencanakan pelaksanaannya sampai ke tingkat distrik melibatkan RT, RW, tokoh gereja, masjid, dan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Menurut Hendrikus, selain minuman keras, peredaran narkoba kini menjadi perhatian serius karena dampaknya sangat berbahaya bagi masa depan generasi muda. Ia berharap dengan sosialisasi ini, generasi muda bisa terlindungi dan menjadi generasi yang cemerlang serta berkualitas dalam membangun daerah dan negara.

Upaya Pencegahan Lebih Jauh ke Tingkat SMP

Pemkot Sorong juga berencana memperluas sosialisasi hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini merupakan bagian dari upaya pencegahan sejak usia dini agar para pelajar memiliki pemahaman kuat tentang bahaya narkoba dan mampu menjauhi lingkungan negatif.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.


Posting Komentar untuk "Pemkot Sorong Lindungi Pelajar dari Narkoba"