zmedia

Data Terbaru BEI, Megawati Perlahan Jual Saham Sentul City (BKSL)

Perubahan Kepemilikan Saham di PT Sentul City Tbk (BKSL)

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merilis daftar terbaru kepemilikan saham emiten yang memiliki persentase lebih dari 1%. Dalam data yang dikeluarkan, terdapat beberapa perubahan signifikan dalam kepemilikan saham di sejumlah emiten. Salah satu perubahan tersebut terjadi pada saham PT Sentul City Tbk (BKSL), yang menarik perhatian para investor.

Salah satu pemegang saham utama BKSL adalah Hj Megawati Taufiq. Data terbaru menunjukkan bahwa ia secara bertahap mengurangi kepemilikan sahamnya di BKSL. Pada akhir Maret 2026, Hj Megawati Taufiq masih memiliki 1,17% atau sekitar 1,95 miliar saham BKSL. Namun, pada data per 30 April 2026, kepemilikan sahamnya berkurang menjadi 1,16% atau sebanyak 1,94 miliar saham. Hal ini menunjukkan adanya perubahan strategi investasi dari pihak individu tersebut.

Selain Hj Megawati Taufiq, terdapat beberapa pemegang saham lain yang juga mencatatkan kepemilikan saham di BKSL. Misalnya, Stella Isabella Djohan tercatat memiliki 10,73 miliar saham atau setara 6,4% dari total saham perseroan. Samuel Sekuritas Indonesia menggenggam 8,24 miliar saham atau sekitar 4,92%. Sementara itu, Government of Norway memiliki 1,99 miliar saham atau setara 1,19%. Adapun PT Bukit Wahana Gemilang menguasai 3,6 miliar saham atau sekitar 2,15%.

Pemegang saham mayoritas BKSL adalah PT Sakti Generasi Perdana dengan kepemilikan mencapai 65,27% atau sekitar 109,46 miliar saham BKSL. Pemegang saham ini memegang kendali besar atas perusahaan dan berperan penting dalam pengambilan keputusan strategis.

Kinerja Keuangan BKSL

Dari sisi kinerja keuangan, BKSL menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan per kuartal pertama 2026, laba bersih BKSL melonjak sebesar 4.014,57% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba yang sebelumnya hanya Rp 842,31 juta, kini meningkat menjadi Rp 34,65 miliar.

Sementara itu, pendapatan bersih BKSL mencapai Rp 360,44 miliar pada Januari–Maret 2026. Angka ini naik sebesar 29,31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp 278,74 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan kinerja positif perusahaan dalam menjalankan operasional bisnisnya.

Profil Perusahaan

Sentul City merupakan salah satu kawasan hunian terpadu yang terletak di kawasan Bogor. Perusahaan ini membangun kota mandiri terencana yang dirancang untuk memberikan kehidupan berkualitas tinggi, terintegrasi dengan alam, fasilitas gaya hidup premium, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, BKSL berupaya menerapkan pembangunan kota hijau yang berkelanjutan dan inovatif. Luas kawasan yang dimiliki oleh BKSL mencapai 3.100 hektar, yang terletak di kawasan berkembang pesat antara selatan Jakarta dan Bogor.

Dengan arsitektur desain internasional yang inovatif, kota ini menawarkan kualitas tinggi bagi komunitas yang berkelanjutan di sekitar Jakarta. Sentul City juga memperkenalkan konsep Eco-City yang belum pernah ada sebelumnya, dengan Natural Setting - pendekatan keanekaragaman hayati tanaman untuk taman yang membentang sepanjang 6,2 km jalan utama. Terdapat lebih dari 6.000 pohon dengan 49 jenis yang tersebar di seluas 27 ha tanah.

Posting Komentar untuk "Data Terbaru BEI, Megawati Perlahan Jual Saham Sentul City (BKSL)"